Metamorfosis adalah
proses perubahan yang dialami anura (dan juga pada amfibi jenis urodela dan
caecilia). Metamorfosis dimulai dari telur dan berakhir pada masa dewasa. Saat
mereka meninggalkan bentuk telur, amfibi memiliki ujud larva (kecebong). Saat
ini terjadi perubahan anatomi, makanan, dan gaya hidup, perlahan dari tahap
awal, yang sepenuhnya di air menjadi hewan yang teradaptasi hidup di darat.
Kodok Eropa biasa berkembang dari telur menjadi dewasa dalam waktu sekitar
16minggu.
1. Tahap telur
Telur kodok ditutupi dengan kapsul mirip agar-agar
yang mengembang saat menyentuh air. Pengembangan ini membuat volumenya membesar
dan janin terlindungi. Telur-telur ini bertumpuk dalam satu tumpukan agar
kelangsungan hidup lebih terjaga dan panas juga lebih dapat bertahan. Akibatnya
kecebong dapat menetas dalam waktu singkat. Banyak katak dan kodok memakai
danau atau sungai yang mengering di masa tertentu, karena hal ini mencegah
hewan datang memakan telur dan kecebong mereka.
2 Tahap
kecebong (3 hari)
Kecebong memiliki kepala besar dan tegak. Ada
insangnya dan mulut yang terbuka untuk makan. Insang luar muncul tiga hari
setelah kecebong keluar dari telur
3 Tahap kecebong
lanjutan (4 minggu)
Insang luarnya tertutup kulit tubuh dan digantikan
oleh insang dalam. Mereka memakan ganggang. Kaki belakang muncul.
4 Perubahan
kedua (6 minggu)
Kecebong mulai terlihat seperti kodok kecil dengan
ekor panjang. Mereka berenang di tepi sungai secara berkelompok. Ekor ini
kemudian memendek dan mulai berbentuk seperti bumerang.
5 Perubahan
lanjutan kedua (9 minggu)
Sejenis jaringan terbentuk dan membagi atrium
jantung. Akibatnya jantungnya kini memiliki tiga ruangan, yang membantu aliran
darah antara jantung dan paru-paru.
6 Perubahan
lanjutan ketiga (16 minggu)
Kecebong telah memiliki kaki belakang yang kuat.
Matanya juga telah menonjol. Ekornya sangat pendek.
7 Perubahan
terakhir
Kodok-kodok dewasa berkumpul di tepian sungai
sebelum meninggalkan air untuk pertama kalinya. Mereka melakukan ini secara
berkelompok.
8 Ibu
dan bapak kodok
Walaupun naluri bertahan hidup anura tidak
berkembang baik, katak dan kodok juga merawat anak mereka. Mereka bertelur
dalam jumlah besar untuk memastikan ada banyak kecebong yang dapat lolos dari
predator yang memakan telur. Lapisan gelatin juga melindungi telur dari
predator lain. Beberapa jenis kodok bahkan memelihara anak mereka dengan
menjadikan punggung mereka sendiri sebagai sarang. Contoh kodok demikian adalah
katak suriname.
CR
: http://www.adipedia.com/2011/04/tahap-proses-metamorfosis-katak-kodok.html
1 komentar:
bermanfaat kawan ..
Posting Komentar